wordpress-webp

WordPress Pertimbangkan WebP Sebagai Ekstensi Gambar

WordPress mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan kembali untuk meluncurkan pembuatan gambar WebP secara otomatis. Pengumuman tersebut mencatat bahwa mereka secara resmi meneliti saran yang diajukan oleh komunitas WordPress untuk membuat keputusan yang lebih baik untuk langkah selanjutnya.

Mengaktifkan WebP secara Default

WordPress awalnya mengumumkan untuk menambahkan fitur yang secara otomatis akan menghasilkan beberapa versi dari setiap gambar yang digunakan di situs web serta versi WebP dari gambar tersebut.

Tujuan dari fitur baru ini adalah untuk memudahkan dalam mengunggah gambar ke WordPress dan memungkinkan WordPress untuk menghasilkan versi WebP yang dioptimalkan. Format WebP baru akan membantu mengurangi ukuran file dan meningkatkan kinerja setiap website yang menggunakan WordPress.

Kekhawatiran muncul mengenai fitur WebP baru tersebut, banyak yang memperkirakan website akan lebih cepat kehabisan ruang penyimpanan (disk space) untuk pengarsipan gambar tambahan.

Beberapa di ekosistem WordPress menyarankan agar fitur tersebut tidak dikirimkan sebagai fitur yang diaktifkan secara otomatis. Mereka mengatakan akan lebih baik jika fitur dimatikan secara default.

Bentrok Dengan Tujuan Desain WordPress

Saran pengiriman fitur WebP baru dalam keadaan tidak default bertentangan dengan filosofi WordPress yang dikenal sebagai Keputusan, bukan Pilihan, yang bertujuan menghasilkan produk dengan konfigurasi minimal.

WordPress menguraikan lima tujuan desain utama dalam pernyataan filosofis formal mereka

  1. 1. Berfungsi Otomatis
  2. 2. Dirancang untuk mayoritas pengguna WordPress
  3. 3. Keputusan bukan Pilihan (Keputusan yang diambil dari Mayoritas Pengguna)
  4. 4. Fitur inti wordpress dibutuhkan oleh 80% penggunan untuk memudahkan semua pekerjaan.

Filosofi Keputusan, Bukan Pilihan secara khusus dikutip oleh WordPress untuk menjadikan fitur WebP secara default “aktif” dan tidak ada pilihan bagi pengguna untuk menon-aktifkannya. Tujuannya untuk membuat setiap instalasi WordPress bekerja dan berfungsi bagi sebagian besar pengguna.